Ferry, Juniansyah Implementasi hukuman dies berdasarkan hukum Hak Asasi umat ​​manusia di Indonesia / Ferry Juniansyah.

Anda sedang menonton: Relevansi pelaksanaan hukuman mati dengan penegakan hak asasi manusia

Implementasi hukuman mati berdasarkan bertindak Hak Asasi umat ​​manusia di Indonesia / Ferry Juniansyah.

penuh text not available from this maloneyforwv.com.

Abstract

Berbicara mengenai hukuman mati, hukuman mati merupakan hukuman tertua yang pernah ada di bumi ini dan merupakan hukuman yang paling kejam secara pelaksanaanya siapa tahu sejak while hukum itu telah ada yang pasti eksistensi hukuman sekarat masih berlaku hingga saat ini ke kanan asasi human merupakan hak apa melekat secara kodrati, artinya hak yang melekat sejak umat ​​manusia itu di batin kandungan dan sejak human itu di lahirkan. Membujuk terhadap daratkan asasi manusia lahir dari adanya keyakinan bahwa semua umat ​​manusia dilahirkan dalam keadaan bebas dan memiliki hakatt dan martabat yang sama antara manusia apa satu menjangkau manusia yang lainnya. Selain itu tambahan manusia dilahirkan dengan nalar dan nurani, sehingga manusia harus memperlakukan manusia lain secara berdadab. Ketentuan mengenai hukuman sekarat terdapat di batin Kovenan Internasional daratkan Sipil dan politika Pasal 6 yang memuat ketentuan mengenai Hak kehidupan (rights to life). Ketentuan pasal 6 tersebut memuat ketentuan yang amat penting hubungan kait mencapai hak untuk hidup serta hukuman mati. Pasal 6 ayat (1) Kovenan Internasional hak Sipil dan politik memuat ketentuan seperti berikut, bahwa setiap human mempunyai hak untuk hidup apa melekat diatas dirinya, hak ini harus dilindungi oleh Undang-undang, noël seorang pun dapat diterjunkan hak buat hidupnya secara kekuasaan. Di Indonesia, setidaknya 21 undangundang ataukah pasal-pasal di dalam Undang-undang apa masih mencantumkan hukuman sekarat sebagai deviasi satu bentuk pidana. Variasi dengan perkembangan tindakan Pidana di Belanda yang telah menghapuskan hukuman dies sejak five 1870, cowp Indonesia masih mempertahankan hukuman mati. Menurut banyak analisa dari banyak eksekusi hukuman dies terdapat banyak pelanggaran yaitu ada beberapa kasus terpidana dies setelah dieksekusi tidak langsung mati, harus menunggu mayoritas menit baru benar-benar mati, ini jelas melanggar, buat prinsipnya pelaksanaan hukuman mati harus berprinsip mengurai rasa sakit yang berlebihan, senin waktu penahanan yang terlalu lama bagi terpidana sekarat sampai dieksekusi ini juga menjadi memaksa tersendiri bagi pelaksanaan hukuman mati di Indonesia. Ketiga transparansi penegakan hukum menjadi persoalan tersendiri bagi penegakan hukuman mati di Indonesia, ada beberapa persoalan yang menyelimuti proses penegakan bertindak itu sendiri.

Lihat lainnya: Daftar Film Bioskop Terbaru Desember 2018, 7 Film Baru Wajib Ditonton Bulan Ini

Berdasarkan pemaparan diatas maka kita menjadi melihat di mana peranan pemerintah dalam mengimplementasikan hukuaman dies di Indonesia serta bagaimana peranan komnnas HAM dalam pelaksanaan hukuman mati serta kita menjadi melihat adakah pelanggaran baik asasi manusia di dalam pelaksanaan hukuman dies tersebut.

item Type: Subjects: Divisions: Depositing User: day Deposited: terakhir Modified: URI:
post
Skripsi/Tugas beranjak > Fakultas Hukum
Fakultas bertindak > Ilmu Hukum
Puskom maloneyforwv.com maloneyforwv.com
18 Feb 2021 03:32
18 Feb 2021 03:32
http://maloneyforwv.com/id/eprint/14692

Actions (login required)

*
View Item

*

maloneyforwv.com maloneyforwv.com is it is provided by EPrints 3 which is emerged by the institution of Electronics and Computer scientific research at the university of Southampton. An ext information and software credits.