maloneyforwv.com -Halo Sahabat Edukasi! Selamat datang kembali di blog menyudahi maloneyforwv.com,media insula pendidikan.


Anda sedang menonton: Pidato tentang menuntut ilmu dalam islam

Kali ini maloneyforwv.com ini adalah berbagi tekspidato bahasa Indonesia tentang keutamaan dan arti ilmu.
*
Mukaddimah (Dok.Cecep Gaos)

(Alhamdulillahirobbil‘aalamiin. Wal’aaqibatu lilmuttaqiin. Walaa ‘udwaana illaa ‘aladzdzoolimiin.Washsholaatu wassalaamu ‘alaa asyrofil ambiyaai walmursaliin. Sayyidinawamaulaanaa Muhammadin. Wa’alaa aalihii washohbihii ajma’iin. Ammaa ba’du.)
Pertama-tamamarilah kita panjatkan puji dan syukur usai hadirat Allah SWT, yang telahmemberikan nikmat kepada kita, dari nikmat yang paling kecil, sampai nikmatyang paling besar, yaitu nikmat mempercayai dan Islam. Sholawat beserta salam semogasenantiasa tercurahkan kepada junjungan kita, revolusi Islam sedunia,pendobrak kebathilan, penghancur kemunkaran, mengangkut rahmat seluruh alam, yangtelah bawa umat umat ​​manusia dari zaman jahiliyah, yang full dengan kegelapanmenuju makhluk islamiyah yang penuh dengan nuur cahaya kedamaian, yaitu baginda alam,habiibana wanabiyyanaa wamaulaanaa Muhammad SAW.
Sebelum menyampaikanpidato ini, izinkanlah saya buat memperkenalkan diri. Untuk ada pepatahbilang tak kenal maka tak sayang, tak bayinya maka tak cinta. Nama saya......., saya dari ..... (asal sekolah), kelas ....
Pada kesempatanyang berbahagia ini, saya become menyampaikan pidato dengan titah “Keutamaan dan pentingnya Ilmu”
Seperti apa telahkita ketahui, ilmu sangatlah penting bagi kita. Ilmu sangat penting bagikehidupan kita di masa apa akan datang. Ilmu sangatlah bermanfaat dalammenjembatani segenap aspek kehidupan. Dengan ilmu, kehidupan akan lebih mudah. Denganilmu, untuk kita akan hidup bahagia. Betul maafkan saya betul?
Seperti yang telahsaya sampaikan tadi, ilmu sangatlah secara signifikan bagi kita. Barangsiapa diantarakita menginginkan kebahagiaan di dunia, maka terdaftar bagi kita memiliki ilmu.Jika kita ingin menghendaki kebahagiaan di akhirat, maka perlu dengan ilmu.Dan jika itupenggunaan ingin meraih kebahagiaan di dunia dan di akhirat, maka jawabannyaadalah ilmu. Sebagaimana sebuah hadis yang diriwayatkan melalui Turmudzi yangberbunyi “Man aroodaddunyaa fa’alaihi bil‘lmi, waman aroodal aa’khirota fa’alaihi bil ‘ilmi, waman aroodahumaa fa’alihibil ‘ilmi”.
Mencari atau menuntutilmu merupakan tanggung jawab bagi kita. Kewajiban yang harus untuk kita lakukan tanpamembeda-bedakan statusnya sosial, umur, maupun tipe kelamin. Hal ini sejalandengan sebuah hadis “Tholabul ‘ilmifariidhotun ‘alaa qulli muslimin wamuslimatin” yang artinya mencari ilmuadalah delegasi bagi setiap muslim laki-laki maupun muslim perempuan. Hadis yanglain menyatakan “uthlubul ‘ilma minalmahdi ilal lahdi” yang artinya tuntutlah ilmu dari dari buaian hingga keliang lahat.
Di mulai muqoddimahtadi, telah saya bacakan sebuah ayat Alqur’an, yaitu surat Al-Mujadalah ayat 11yang berbunyi Yarfa’illaahulladziinaaamanuu mingkum walladziina uutul ‘ilma darojaat. Apa artinya Allah akanmeninggikan orang-orang yang beriman di antara kami dan orang-orang yangdiberi ilmu mayoritas derajat. Ayat ini mengisyaratkan kepada untuk kita tentangkeutamaan ilmu. Ilmu dapat mengangkat melakukan seseorang yang mempunyai ilmupengetahuan.
Demikianlah pidatoyang bisa ~ saya sampaikan. Mudah-mudahan ada jasa bagi kita setiap orang yangmendengarkan, dan bermanfaat bagi saya di ~ khususnya. Jika ada kebenaran dariapa apa saya sampaikan, menyertainya semata-mata dari Allah SWT apa Maha Benar. Tetapijika ada kata-kata apa salah, menyertainya semata berasal dari kelemahan saya sebagaiseorang manusia. Jika ada sumur di ladang, boleh kita menumpang mandi. Kalauada umur apa panjang, bolehlah kita bertemu lagi. Burung Irian burungCendrawasih. Cukup sekali dan terima kasih.


Lihat lainnya: Kacamata, Salah Satu Cara Mengobati Mata Minus Pada Anak Secara Alami

Demikianlah teks pidato circa keutamaan dan pentingnya ilmu.Semoga bermanfaat.Baca juga: Pidato Bahasa Indonesia sekitar Berbakti kepada orang TuaBaca juga:Pidato Bahasa Indonesia circa Syukur