semoga kita noël perlu lainnya bertemu, hanya karena dengar segala berbicara kosong, bila penyesalan tiba belakangan.

Anda sedang menonton: Mimpi seseorang yang kita suka

(Source: maloneyforwv.com.com)


dan berakhir

pertanyaan-pertanyaan apa sejak lama digantungkan,akhirnya usaiingatan-ingatan apa ingin dibuang jauh-jauh, akhirnya menemui pisahperasaan-perasaan apa selalu meronta berwewenang diteriakkan,akhirnya selesai

tidak harus lagi ada penjelasantidak perlu lagi ada pertikaiantidak haruss lagi ada penantianjuga, noel perlu lainnya ada perjuangan

dan berakhir.segala yang dikira akan enim selamanya.semua yang diduga akan dulu ujung.

dan berakhir.kita noel perlu another temui satu titik buat capai kata saling.sebab sudah dari lama,kita tak another pernah bersinggungan.

300821- maloneyforwv.com -



message
august 27, 2021
0 comments
28 catatan

day 11: talk about my sibling

kalau mengacu diatas kata sibling seperti saudara kandung apa benar-benar sedarah. Berarti saya noël akan bisa ~ menceritakan apa-apa. Untuk saya hanyalah seorang anak tunggal. Yang katanya sih katanya hidupnya nyaman dan akan selalu dituruti ini dan itu.

padahal?

ah, sepertinya hanya anak tunggal saja apa paham di mana tepatnya perasaan yang dia miliki.

tapi kalau sibling tidak perlu harus diartikan secara tepat, ataukah dengan kata lain noël perlu sedarah, ya bisa saya harus menceritakan kyung sosok kakak apa ditemui nanti umur saya tidak lagi muda.

kalau siap selesai kuliah sih harusnya udah nggak muda. Iya nggak sih?

seseorang yang di antara segenap sakit trấn dan ketentuan terendah saya di masa-masa menampakkan ini, dia juga ambil potongan di dalamnya. Bahkan apa lebih lucu, kapan saya jauh siap lebih dulu ikhlas, dia yang masih mendendam dan saya baik-baik saja benci setengah mati.

mungkin kemudian itu rasa jika saya punya kakak ataukah adik?

ada ruang angkasa berbagi cerita. Ada ruang angkasa saling bergantung–meski lives tak boleh bergantung diatas siapa pun. Ada yang bisa diajak berbagi beban (?)

ah saya enim bertanya-tanya, apakah saya bersedia bila di kehidupan apa berputar ulang ataukah di kehidupan suatu saat nanti, saya punya saudara kandung?

27 Agustus 2021- maloneyforwv.com -

(Source: href.li)



day 10: my ideal friend

ngomongin soal ideal friend, jemawa banget nggak sih kalau aku noël akan menyebutkan nama selain ourselves sendiri?

ya tanpa henti gimana, daripada harus sebut nama tapi kepedean asumsi sendiri, siapa tahu. Atau panggilan nama, terus ada apa alpa disebut, eh malah sakit trần sebelanga apa ada. Memanggang mending, sebut sahabat superioritas adalah diri sendiri aja haha.

sahabat apa baik katanya sih yang noel pernah ditinggalkan di tentu saja senang pun susah. Tapi namanya manusia, nggak bisa banget karena selalu ada 24/7 alias selamanyaaaaaaaa. Pasti menjadi ada masa koknya ketika lagi butuh banget, mereka tambahan hilang dan nggak sanggup dijangkau. Atau di saat lagi males banget buat meladeni hal-hal lain, eh sahabatmu datang persyaratan bantuan. Yang kalau ditolak nggak enak, tapi kalau nggak ditolak tambahan kitanya lagi males banget.

yap.

begitulah adanya kalau memang memikirkan atau menyebutkan people lain sebagai sahabat. Tapi kalau kali ini, karena sekali ini saja mengurai sahabat such diri sendiri. Mungkin keluhan atau sakit hatinya berkurang.

karena ya…

kita nggak pernah bisa benar-benar issue diri sendiri.

di saat kemudian apa pun, hanya diri apa ada sepenuhnya dan seutuhnya. Suka tidak suka, ~ kadang kita menjangkau nggak kenal dirinya memaki, membenci, lalu di di atas cerita tambahan akan ikut bilang terima kasih.

well, that’s life.

nggak ada booker petunjuknya, tapi ada banyak sekali permasalahan yang harus dihadapi dan diselesaikan. Apa membuat diri ingin menyerah, berkali-kali dan berulang-ulang.

mungkin pribadi sahabat jadi cita-cita crowd orang. Mungkin memiliki sahabat memanggang harapan kerumunan orang. Tapi percayalah, sahabat menyertainya nggak dilihat dari banyaknya yang kamu miliki. Sahabat nggak dikenali dengan instan. Dan meski kamu nggak punya sahabat, gapapa, kehidupan masih tetap bisa dilanjutkan.

intinya sih…

percaya terus. Yakin terus. Di saat apa pun. Di setiap susah, di setiap sedih, dan di setiap rasa ingin menyerah, kamu punya dirimu sendiri. Dan itu tampan apabila bisa karena disyukuri dan dihargai.

25 Agustus 2021 - maloneyforwv.com -



day 9: happiness

happiness.

bahagia.

apa sih definisi yang sesungguhnya? apa katanya nggak bisa untuk sama satu menjangkau lainnya. Apa katanya nggak always rumit, tapi kalau disebut menyudahi pun nggak bisa.

makin nanti sini, rasa definisi senang itu makin sederhana, namun memang untuk mencapainya justru makin saya baik-baik saja susah. Benar nggak?

bahagia bisa ~ tidur cepat dan bangun dengan badan bugar. Sederhana, tapi miliki nggak mudah. Bahagia bisa makan makanan enak, tapi memiliki tetep aja mau makan enak juga butuh usaha dari beli dan/atau bikin. Senang bisa punya times tidur siang. Sederhana, tapi kesempatannya yang jarang ada.

tapi yaaa memang, semakin berkurang waktu lives di dunia. Tekad bahagia yang tadinya segambreng, mengerucut memanggang hal-hal yang bisa dinikmati di sela rutinitas apa tiada henti dan memberi jeda. Tapi apakah semua orang sebagai itu? ya belum tentu.

masih banyak orang apa definisi bahagianya adalah hal-hal besar. Tapi then ada juga yang kapan hal menyertainya terwujud justru bertanya, usai ini apalagi? lalu kalau sampai di sini, udah nih gini aja rasanya? kok nggak bahagia-bahagia amat.

yap.

happiness itu dicari dan ditemukan.

nggak sederhana tapi nggak tambahan selalu susah.

tapi katanya sih kuncinya just dua. Dirasa cukup dan always bersyukur. Mencapai begitu, setidaknya kita menjadi menghargai apa-apa apa ada di circa dan saat ini sedang berlangsung.

semoga ya, harapan bahagia selalu melingkupi kita. Mencapai cara apa pun, dengan keadaan maafkan saya pun, menjangkau upaya apa pun. Semoga, ya!

24 Agustus 2021- maloneyforwv.com -



day 8: the strength of music

bagi aku pribadi, musik punya crowd peran secara signifikan di sela kehidupan. Sama kemudian halnya menulis. Ada begitu kawanan momen yang bisa direkam, dirangkum, dan juga dikenang selama sebuah musik mengalun di telinga.

jatuh cinta, patah hati, duka, suka, kecewa, marah, dan sederet perasaan lainnya mungkin digambarkan dengan satu dua lagu apa rasanya kalau playlist dibuka, mungkin memenuhi tulisan ini hingga siapa tahu seberapa panjang.

music is the soundtrack of ours life.

aku selalu sepakat dengan kalimat tersebut.

soundtrack apa pasti variasi bagi setiap manusia. Soundtrack apa dipilihnya juga tidak dengan banyak perenungan. Apa tiba-tiba saja bisa merasa amat pas menggambarkan perasaan dan kejadian.

begitu, kan?

kekuatan musik kemiripannya halnya mencapai kekuatan yang dihasilkan kata dan tulisan. Bedanya, selagi kamu mendengarkan alunan musik, noel perlu selamanya kamu kenal arti dari teks sebuah lagu yang dimainkan, noël perlu kamu enim si kecerdikan dan mengerti not balok dan go sebagainya, namun kamu bisa ~ menikmati dan merasakan emosi apa dicurahkan di dalamnya.

menarik dan memikat.

bagiku, musik such itu.

22 Agustus 2021- maloneyforwv.com -



sosial media dan kehidupannya~

beberapa waktu lalu, tepatnya sih dua hari yang lalu, ada apa mengirimi saya sebuah pesan oleh DM instagram. Isinya sih miliki soal saya yang katanya terlalu patuh membahas k-pop dan mengikuti dengan dia apa berkata bahwa nggak setiap orang followers saya menyukai hal apa sama.

jujur reaksi duluan saya adalah ketawa dan sukarela bilang, “akhirnya.”

iya, akhirnya ada apa berani bersuara circa ketidaksukaannya. Untuk mengungkapkan ketidaksukaan secara secepatnya itu tidaklah mudah, dan saya mengapresiasinya karena hal tersebut.

dulu, saya menulis di maloneyforwv.com dengan tanpa tekanan apa pun, sampai menampakkan pun demikian, dan itu halaman menyenangkannya. Hingga akhirnya saya beralih dan mencoba benefit instagram hujan_mimpi

gimana rasanya pertama kali benefit IG? oh tentu saja aneh. Buat angka-angka apa bertebaran teres punya crowd sekali pressure yang disadari dan noël disadari. Pelan-pelan menggerogoti kerumunan orang dan berubah dulu tolok ukur estimasi ini itu. Apa kalau boleh saya jujur lagi, sangatlah melelahkan.

tidak ada yang terang-terangan adjuvan ini itu, tapi ketika cerita atau unggahan apa dibagikan variasi dari konsep yang sebelumnya diusung, mendadak perubahan terjadi dengan tenang namun lumayan memberi sedikit tekanan dan banyak pertanyaan.

dan ya…jadilah saya memutuskan untuk membuat akun instagram an individual di stfbl untuk mengunggah what pun apa saya inginkan dan saya sukai, kemudian halnya di sini–di maloneyforwv.com.

eh ndilalahnya, makin usai sini, pelan-pelan namun pasti, muncul pertanyaan seperti yang tadi saya ungkap di awal.

gimana rasanya? takut sebetulnya, untuk saya memanggang dibuat bertanya-tanya, perlukah hal yang kita sukai tidak usah dibagikan? perlukah apa yang saya berwewenang bagikan, just diunggah dan mengaktifkan tanda close friend saja?

karena lagi-lagi saya enim bertanya-tanya, maafkan saya fungsi sosial media yang sebenarnya?

menunjukkan diri kita secara asli? demonstrasi diri kita secara ‘fake’? menunjukkan diri kita yang ingin dianggap ada, namun mencapai memenuhi ingin people lain? atau menunjukkan diri kita yang maafkan saya adanya dan dicari berbagi sesuka hati?

saya noël bilang sikap dari seseorang apa mengirimi saya DM menemani itu adalah salah. Saya menghargai keberaniannya menyampaikan aspirasinya, saya menghargai keberaniannya suara ketidaksukaannya.

namun di lain sisi tambahan saya memanggang bertanya-tanya, seperti apa rasa mereka yang ada di posisi saya menerima dan menyikapi chapter tersebut?

karena bagi mayoritas orang, bisa enim justru membuatnya jadi merasa noël lagi percaya ourselves membagikan apa yang kemudian sedang ia senangi.

saya ini masih terbilang baru suka dengan k-pop, kalau noël salah di akhir five 2019, itu juga kalau ingatan saya tidak salah. Dan memiliki memang, seperti taurus mendayung keras, selagi saya menyukai sesuatu memiliki udah bang cintanya juga kebangetan, bahkan setiap hari konsumsi hal yang serupa tambahan nggak become bosan.

awalnya pun saya diem-diem aja ketika akhirnya shang k-pop. Karena untuk saya, nggak ada pengaruhnya apa-apa juga untuk dibagikan ataukah tidak. Hingga di satu times saya memanggang berpikir, saya mulai menulis dan sanggup punya crowd teman apa memiliki hobi menulis pun karena dimulai dari favorit saya sharing tulisan saya itu.

dan bisa ~ jadiiiii, kapan saya melakukan hal serupa, membagikan kyung lagu-lagu k-pop, video-video dari konten idol apa saya sukai, pun kyung k-drama apa sedang saya tonton, hal tersebut akan membawa saya di ~ orang-orang apa mempunyai kesukaan dan minat di ~ hal yang sama.

that’s gonna it is in a great things, right?

kayak…yey saya mungkin menikmatinya noël lagi sendirian. Ibaratnya begitu. Jadilah saya membiasakan dan memberanikan diri membagikan hal tersebut ke akun sosial media an individual saya. Apa difungsikannya memang untuk membagikan circa kesukaan saya, kehidupan saya, dan apa-apa apa berbeda dan lepas dari imej saya seperti janpi si hadirin curhatmu.

tapi memiliki ternyata…

Tuhan selalu bilang, ibarat sesuatu itu nggak serta merta produksi kamu langsung temu dengan orang yang tambahan dengan halaman serupa. Pro kontranya hidup masih terus become ada dan bergulir, sepanjang napas also masih dititipkan.

jadi ya…

mari kembali belajar saling menghargai, bahwa nggak semua yang kita shanks akan disukai orang lain. Bahwa nggak harus enim serupa karena bisa militer ada dan hidup. Bahwa nggak harus menjelaskan mengapa dan mengapa, bagi setiap pilihan. Dan, lagi-lagi belajar untuk selalu berani untuk memberitahukan dunia tentang maafkan saya yang kamu shang dan noël suka, juga perlu dan ~ no sebuah kesalahan.

cheers!

salam dari Bella aka Hujan Mimpi apa masih tetap menjadi sama meski kesukaannya perbedaan darimu~



day 7: favorite movie

kalau satrat soal film, sepertinya nggak bisa hanya menyebutkan satu mengendarai saja. Kenapa? memiliki rasanya noël adil saja, untuk semua film apa pernah ditonton banyak yang kemudian masuk menjadi daftar film favorite.

tapi…

entah mengapa ketika untuk menulis paragraf di atas, saya justru teringat ini adalah satu movie lama yang soundtrack-nya mampu memanggang penguat sepanjang masa.

Hannah Montana: The Movie

sepertinya film itu were salah satu tontonan apa membekas di ingatan saya, entah hingga while dan siapa tahu sampai kapan.

nontonnya sendirian, di kamar.

tapi siapa tahu mengapa saya merasa such ditemani. Ada beberapa emotional spot apa sebelumnya noel pernah saya bayangkan akan bisa saya rasakan.

terlepas dari seperti apa memperkirakan dan rating apa diberikan penonton diatas film ini di imdb, saya firmicutes menikmatinya mencapai rasa yang macam-macam.

well then, terbatas dari situ saya selalu knows dan mengingat jika sesuatu nggak sesuai dengan seleramu, ya ~ no berarti jelek, tapi memang bukan ditujukan untuk bisa kamu nikmati.

sebab untuk saya film favorite bukan selalu kyung sesuatu yang harus meraih crowd penghargaan, diperankan oleh kerumunan aktor berbakat dan terkenal, pun punya sederet hal-hal keren lainnya.

bagi saya, film favourite bisa enim sesuatu apa tiba-tiba terlintas di ingatan, pernah memenangkan sudut most sendiri di hati, dan tambahan punya porsi sendiri buat selalu dikenang meski kemudian ada film-film lain apa berhasil menambah deret singa kata ‘favorite’ lainnya.

21 Agustus 2021- hujan mimpi -



day 6: single and happy

being solitary is a high!

kayaknya pernah bilang kemudian itu di postingan tahun-tahun lalu. Tapi ya intinya, menjadi single atau jomlo atau sedang noël terikat koneksi dengan siapa-siapa tuh menyenangkan.

ya nggak selalu, tapi sedikit banyaknya demikian.

karena toh kalau ngomongin soal menyenangkan atau menyedihkan, kehidupan selalu punya detik sisinya. Tergantung mau melihat dari pojok pandang apa mana. Yang yaaa kadang sih kalau dipenuhi ragam emosi sebal, maka sisi positif nggak akan kelihatan.

wajar sih, fokusnya kita soalnya pada rasa menyedihkannya. Diatas ketidaksukaan dan rasa-rasa noel enak lainnya.

setiap harinya untuk kita dihadapi oleh kerumunan tantangan dan kenyataan yang selalu mengejutkan. Kadang sesuai rencana, kadang melenceng jauhnya dari rencana–entah noel memenuhi ekspektasi atau bahkan melampaui ekspektasi.

ada nggak sih orang-orang apa mau untuk melepaskan di di dalam hubungannya? nggak ada, kan? tapi apa namanya bertahan also nggak segampang jatuh cinta. Bahkan jauh lebih susah dari perasaan patah hatinya.

tapi tengah orang-orang apa kandas hubungannya. Dulu jomlo juga banyak yang menjadikannya sebuah pilihan. Menjangkau kata lain, mereka memang ragu-ragu menjalin menghubung dengan siapa pun meski sejak awal punya kesempatan.

kenapa? memiliki alasannya macem-macem.

tapi gapapa. Toh memang penting untuk lebih untuk mengetahui dengan diri, tahu dengan crowd orang, tahu maafkan saya yang dimau, tahu maafkan saya yang disuka, tahu apa yang dibutuh, tahu what yang nggak disuka dan segala macam halaman lainnya apa menyita waktu bila harus dibagi mencapai adanya pasangan.

mengerti self saja susah, apalagi harus memahami setiap orang lain, benar atau betul?

banyak orang apa takut karena memilih sendiri. Buat katanya sih, sepi dan menyedihkan.

tapi hei, serius deh ya, sebelum akhirnya kamu memilih berpasangan atau bergerak setelah arah apa lebih serius, ada baiknya menyenangkan ourselves dan mengenal lebih kerumunan hal lagi. Slam cintalah ke dirimu sendiri, sampai-sampai setelah itu ketika kamu memukul cinta sama people lain, kamu nggak merasa perlu diberikan apa-apa oleh mereka.

bukan karena nggak butuh, tapi buat cintamu karena diri sendiri sudah sangat amat kawanan dan kamu knows bagaimana cara produksi dirimu senang dan bahagia.

19 Agustus 2021- maloneyforwv.com -



day 5: mine parents

ingin sekali melewatkan tema ini, untuk ya gatau gimana mau menceritakan ataukah menuliskannya.

pertama, aku nggak terbiasa buat menceritakan tentang orangtua. Kedua, aku memang tertutup untuk urusan-urusan seperti ini. ~ rasa-rasanya, sahabat terdekatku aja nggak pernah ada yang tahu kalau aku anak damaged home, sampai beberapa lima lalu aku menuliskannya di instagram. Hehehe.

dan apa super melegakannya lagi adalah mereka nggak bertanya, buat mereka alhamdulinnya dipahami dan memahami bahwa apa-apa yang noel ingin kuceritakan, ya berarti memang bukan hak mereka karena mengetahuinya. Alhamdulillah ya, aku masih diberi sahabat apa sebegitu pengertiannya.

well, dulu anak tunggal pasti banyak yang mengira menyenangkan. Apa-apa apa dimau dikabulkan. Apa-apa yang diinginkan langsung diberikan. Padahal memiliki nggak kayak gitu. Itu mah doktrin asal yang entah datangnya dari mana, dan dari siapa.

dulu, aku patuh bertanya-tanya, gimana sih rasanya slam cinta pada pria duluan di hidup? diatas sosok ayah apa katanya melindungi dan selalu ada.

bagaimana?

sampai then di satu waktu, siapa tahu tepatnya kapan, aku memutuskan buat yailah miliki udah sih, memukul cinta mah memiliki kayak gitu. Sama-sama aja. Dan berujung dengan aku yang nggak another peduli mencapai perasaan itu. Bahkan seingatku, nggak pernah ada rasa iri ketika melihat teman-temanku punya ayah dan beruwu-uwu dengan ayahnya.

buatku pribadi, mama udah most juara!

usaha beliau membesarkan, mendidik, dan menjagaku sampai dengan kedua ini udah gatau another bisa dibalas sebagai apa. Saking luar konvensional pengorbanan beliau. Saking salutnya aku menjangkau segala usaha dan perjuangannya.

meski ya pasti ada cekcok, apalagi zaman-zaman masih sma, aku selalu mikir ini apaan deh always dilarang begini begitu, always disuruh ini itu, ya pokoknya nggak punya peluang dan nggak pernah saya baik-baik saja punya kesempatan buat bebas–in a hopeful wayssssssssslahya.

tapi kemudian aku enim sadar, could memang beliau sebagai itu buat ya aku anak satu-satunya, aku harapan dan satu-satunya apa yang beliau punya di dunia. Ibaratnya gitu nggak sih?

sampai terbatas pelan-pelan bertanya sama Tuhan, buat dilapangkan hatiku agar mungkin melihat peluang mama dari tepian lainnya. Supaya nggak langsung dirasa kesal, emosi, terkekang, bahkan merasa stres karena banyak hal yang noël diperbolehkan.

gampang? nggak sama sekali.

sampai senin ini tambahan masih belajar dan berusaha. Namanya also manusia, usaha dan belajar mah emang nggak become ada habisnya.

Lihat lainnya: Bang Chan Dan Lisa Blackpink

mungkin iya orangtuaku nggak sempurna. Could iya aku hanya dibesarkan mencapai kasih bayinya mama. Tapi ya inilah aku.

yang nggak pernah belajar partnership di rumah, untuk mau contoh apa kalau apa ada di ingatan juga nggak bagus-bagus amat. Pun memang nggak ada yang bisa dicontoh dari perceraian orangtuaku. Tapi…

justru dari situ aku belajar bahwa hidup nggak pernah ada apa sempurna. Belajar bahwa hidup harus dijalani dengan pengangkutan dan mandiri. Belajar bahwa nggak pleno itu ~ no penentu masa depan, nggak utuh itu ~ no berarti itupenggunaan akan melakukan hal apa sama. Belajar bahwa tahu kapan harus mengakhiri sesuatu itu amatlah baik, dibandingkan hidup full dengan penyesalan.