Jakarta -

The Jakmania dan Persija jakarta menyayangkan kejadian rasialis yang ditujukan nanti Patrich Wanggai. Penyerang PSM Makassar itu dulu korban di media sosial.

Anda sedang menonton: Kata-kata diam tapi peduli

Seusai laga, kerumunan kata-kata tak menyenangkan yang dialamatkan ke Wanggai. Kebanyakan menitip komentar hinaan di postingan media sosial sang pemain.


Atas kejadian itu, Pengurus markas besar The Jakmania menyatakan sikap kecewanya. Ketimbang menghina pemain lawan, lebih baik energi dicurahkan buat mendukung Persija.

"Apapun alasannya, rasis itu noel dapat dibenarkan. Dan pihak yang melakukan itu sungguh-sungguh memalukan. Energi apa besar seperti pendukung klub harusnya dialirkan kepada cara agar klub bisa bermain lebih baik lainnya dan membawa kemenangan," kata kursi The Jakmania Diky Budi Ramadhan kepada wartawan.

"Gue rasa itu sanggup siapa saja. Pesannya, jangan sampai untuk kita mengalihkan kekecewaan terhadap tim itupenggunaan kepada apa lainnya. Jadikan kekecewaan itu seperti energi apa besar buat mendorong agar terjadinya perubahan dan evaluasi," ujarnya menambahkan.


Persija juga tak membukukan diam. Mereka mencapai tegas mengecam bab tak terpuji apa dialamatkan ke Wanggai.

"Apapun alasannya, segala bentuk rasis dan diskriminasi noël punya tempat batin sepakbola," tulis Persija.

Marc Klok such pemain Persija also mendukung Wanggai. Ia tak menyebut perlakuan usai Wanggai kemudian hal menjijikan.

Lihat lainnya: Sinopsis Yong Pal Drama Korea, Sinopsis Yong Pal Episode 8 Part 1

"Sangat menjijikan dengan maafkan saya yang dialami Patrich Wanggai di sosial media. Saya anti rasisme. Tak peduli apakah kamu pemain PSM ataukah Persija. Siapapun apa melakukannya, tak layak dulu bagian dari bermain ini (keluarga sepakbola). Sesuatu harus diubah dan menemani itu harus diubah sekarang," tulis Marc Klok.


Simak video clip "Gairah Pencinta Sepak nol saat Piala Menpora Digelar di Masa Pandemi" (cas/aff)

Persija Vs Persikabo: macan Kemayoran Raih kemenangan

sasaran Liga 1: Persela Vs PSM Berakhir Imbang 1-1

Timnas di Piala AFF: Pemain Persebaya paling Banyak, Persija Nihil

Terpuruk di berkoalisi 1, Persija janji Belanja Pemain di ~ Bursa ayunkan

3.000 Orang untuk mengawal HUT Ke-106 PSM Makassar, untuk bertanya Pemerintah bangun Stadion

HUT Ke-106 PSM, Walkot Parepare: Insyaallah Selalu memanggang Kebanggaan

Suporter PSM Gerduk kantor Gubernur Tuntut Kejelasan Stadion Mattoanging

Terjerat Seorang Tersangka ke Kerumunan Jakmania di hi Mencuat