maloneyforwv.com maloneyforwv.com - Semar merupakan deviasi satu tokoh pewayangan yang punya kerumunan alias atau namu lain. Nama lainnya yaitu, Ismoyo, Janggan Smarasonto, Ki Lurah Bodronoyo, Ki Lurah Nayantoko, dan masih kawanan lagi. Inskripsi bijak Semar biasanya muncul pada percakapan pertunjukan wayang.

Anda sedang menonton: Kata kata bijak kyai semar

Selain kata-kata bijak Semar, banyak also pepatah Jawa apa muncul di dalam pertunjukan wayang. Meskipun tradisional muncul dengan malu lucu, kata-kata bijak Semar bisa muncul bersama kekuatan gaib seperti solusi sebuah masalah. Biasanya, Semar muncul bersama Punokawan. Punokawan terdiri dari Gareng, Petruk, dan Bagong.

Semar dipercaya such simbol kehidupan apa memiliki malu "nyegoro" ataukah memiliki hati seluas samudera. Oleh buat itu, prasasti bijak Semar also sering dijadikan seperti petuah kehidupan. Konon, just ksatria sejati yang bisa menjadi muridnya. Nah, berikut ini merupakan inskripsi bijak Semar dan pepatah Jawa lainnya yang bisa kami baca.


1. Inskripsi Bijak Semar Bahasa Jawa dan Artinya

*

Ilustrasi (Credit: Freepik)

Semar merupakan tokoh yang bisa dijadikan panutan malalui perkataannya. Prasasti bijak Semar bisa kalian simak dibawah ini.

1. "Mbregegeg, Ugeg-Ugeg, Hmel-hmel, Sak Dulito, Langgeng."

(Diam, bergerak, makan, meski sedikit, abadi.)

Jika diartikan lebih luas, kata-kata semar tersebut bermakna "Daripada berdiri diam (mbregegeg) lebih baik bergerak dan mencoba melarikan diri (ugeg-ugeg) dan mencari memberi makan (hmel-hmel) meskipun hasilnya sedikit (sak ndulito) tapi itu menjadi terasa abadi (Langgeng)

2. "Urip Iku Urup"

(Hidup adalah nyala)

Kehidupan manusia harus dapat memberikan manfaatnya kepada people lain. Mencapai begitu, hidup akan lebih bermakna.

3. "Datan Serik Lamun Ketaman, Datan Susah Lamun Kelangan"

(Jangan terlalu sedih selagi mendapat bencana, jangan sedih pula selagi kehilangan)

Melalui kata ini, Semar menyampaikan berita bahwa kita noel boleh terlalu sedih selagi kita mengalami bencana juga tidak sedih ketika kita kehilangan sesuatu. Karena semua yang ada di dunia ini di ~ dasarnya akan kembali ke apa Mahakuasa.

4. "Sura Dira Jayaningrat, Leburing Dening Pangastuti"

(Orang yang jahat, mungkin dikalahkan dengan hati yang baik)

Kata bijak ini Semar luaran arti bahwa semua rakyat picik, melelahkan hati, dan marah di ~ kita hanya bisa dikalahkan oleh trần yang bijak, sabar dan lembut. Sebagai api, tidak bisa padam dengan api, tetapi kita butuh air untuk memadamkannya Demikian also kebiasaan buruk kita, untuk kita harus memperbaiki kebijaksanaan, kerendahan hati, dan kesabaran.

5. "Memayu Hayuning Bawana, Ambrasta Dur Hangkara"

(Menjaga kedamaian dunia, memudar kejahatan)

Manusia harus ikut serta memberikan keamanan, kebahagiaan, dan kesejahteraan. Selain itu tambahan harus pembuangan amarah, keserakahan, dan egoisme.

6. "Ngluruk tanpa Bala, Menang tidak punya Ngasorake, Sakti tanpa Aji-aji, Sugih tidak punya Bandha."

(Berani tanpa membawa gerombolan, menang tidak punya merendahkan, sakti tidak punya mengandalkan kekuatan saja, kaya tanpa harta."

Kata-kata semar ini bisa ~ diartikan kemudian seseorang yang berani berjuang membela fact tanpa bawa gerombolan, menang tidak punya harus mempermalukan dan mempermalukan. Selalu bersikap berwibawa tidak punya mengandalkan kekuatan, kekayaan, dan keturunan, serta kaya tidak punya harus didasarkan di ~ hal-hal materi.

7. "Aja Gumunan, aja getunan, aja kagetan, aja aleman."

(Jangan mudah kagum, jangan sederhana menyesal, jangan mudah dikejutkan melalui sesuatu dari world ini, dan jangan manja.)

8. "Aja ketungkul marang kalungguhan, kadonyan, lan kemareman."

(Jangan pernah terobsesi dengan dengan posisi, materi, dan kepuasan duniawi)

9. "Aja Keminter mundak keblinger, aja cidra mundak cilaka."

(Jangan pernah merasa most pintar sehingga Anda noël terjerumus. Jangan shang menipu sehingga Anda noel terluka.)

10. "Aja milik barang kang melok, aja mangro mundak kendho."

(Jangan mudah terpesona menjangkau kemewahan, menawan dan kecantikan, kecantikan Jangan pernah ragu batin hal what pun, sehingga dari mereka tak menyudahi patah semangat.)

11. "Aja adigang, adigung, adiguna."

(Jangan shang memamerkan kekuatan, kekayaan, dan possibilities Anda)

12. "Manungsa, manunggale ing rasa"

(Manusia, bersatu pada rasa)

13. "Sejatine Urip iku anane ing rasa."

(Sebenarnya lives itu terletak di atas rasa)

14. "Rasa iku kelebu ing jerone ati"

(Rasa itu berada di dalam hati)

15. "Urip iku mati, dies sejatine urip"

(Hidup itu mati, sekarat itu hidup yang sejati)

16. "Urip sejati, urip sak temene urip, melebur dadi siji, marang karet maha Gusti."

(Hidup sejati, hidup yang sebenarnya hidup,melebur enim satu kepada yang Mahakuasa)

 


2. Peribahasa Jawa Berisi menodai Baik

*

Ilustrasi (Credit: Freepik)

Selain kata-kata bijak Semar, kalian tambahan bisa mendapatkan pesan baik dari pepatah Jawa beserta artinya berikut ini.

17. "Kena iwake aja nganti buthek banyune."

(Berusahalah mencapai tujuan tanpa menimbulkan kerusakan.)

18. "Ngundhuh wohing pakerti."

(Apa pun yang kita lakukan akan membuahkan hasil yang sepadan.)

19. "Sabar sareh mesthi bakal pikoleh."

(Pekerjaan apapun jangan dilakukan dengan tergesa-gesa agar berhasil.)

20. "Sepi ing pamrih, rame ing gawe"

(Melakukan pekerjaan tanpa pamrih.)

21. "Sluman slumun slamet."

(Biarpun kurang hati-hati tapi masih diberi keselamatan.)

22. "Dhemit ora ndulit, setan ora doyan."

(Berharap doa dan semoga agar selalu diberi keselamatan, noël ada suatu halangan dan rintangan.)

23. "Beras wutah arang bali menyang takere."

(Menggambarkan sesuatu yang sudah rusak tidak akan bisa kembali sama such semula.)

24. "Cuplak andheng-andheng, yen ora pernah panggonane bakal disingkirake."

(Orang yang menyebabkan kejahatan maka setiap orang kebaikannya menjadi terhapus.)

25. "Dadiya banyu emoh nyawuk, dadiya godhong emoh nyuwek, dadiyo suket emoh nyenggut."

(Menggambarkan orang apa saking jengkelnya hingga noël mau bertegur sapa lagi.)

26. "Dandhang diunekake kuntul, kuntul diunekake dandhang."

(Perkara yang buruk dianggap baik, sedangkan yang baik dianggap buruk.)

27. "Gupak pulute ora mangan nangkane."

(Sudah ikut bertarung susah payah, tapi noel ikut menikmati hasilnya.)

28. "Jagakake endhoge si blorok."

(Berharap di atas sesuatu yang belum pasti.)

29. "Jalma angkara mati murka."

(Mendapat kesulitan karena kemarahannya sendiri.)

30. "Kakehan gludug kurang udan."

(Terlalu crowd bicara namun noël pernah memberi bukti.)

31. "Kebat kliwat, gancang pincang."

(Tindakan yang tergesa-gesa pasti noel sempurna.)

32. "Kendel ngringkel, dhadang ora godak."

(Mengaku gerbong dan pintar, kenyataannya penakut dan bodoh.)

33. "Kumenthus ora pecus."

(Menggambarkan orang yang banyak membual tidak punya bukti dan perbuatan apa becus.)

34. "Lambe satumang kari samerang."

(Orang apa sudah berkali-kali dinasehati tapi tak tambahan didengarkan.)

35. "Menthung koja kena sembagine."

(Menggambarkan seseorang apa merasa telah memperdayai namun sebenarnya dia sediri yang telah terpedaya.)

 


3. Pepatah Jawa sekitar Kehidupan

*

Ilustrasi (Credit: Freepik)

prasasti bijak Semar memang berisi kerumunan petuah kehidupan. Namun, selain dari tokoh wayang apa inspiratif itu, kalian tambahan bisa mendapat petuah dari pepatah Jawa berikut ini.

Lihat lainnya: Lirik Lagu Sherina Lihatlah Lebih Dekat (Duet With Ucy Nurul) Lyrics

36. "Milih-milih tebu oleh boleng."

(Terlalu kerumunan memilih tapi pada akhirnya malah mendapatkan yang tidak baik.)

37. "Nabok nyilih tangan."

(Menggambarkan people yang noel berani menghadapi musuhnya dan tuntutan bantuan orang lain diam-diam.)

38. "Dudu sanak dudu kadang, yen mati melu kelangan."

(Meskipun noël ada ikatan darah, namun terasa sudah kemudian bagian dari keluarga, yang jika ada duka, ikut dirasakan sedih dan kehilangan.)

39. "Kacang ora ninggal lanjaran."

(Kebiasaan anak selalu meniru dari rakyat tuanya.)

40. "Kebo mulih menyang kandhange."

(Sejauh-jauh seseorang pergi, akhirnya ini adalah pulang usai kampung halamannya.)

41. "Kesandhung ing rata, kebentus ing tawang."

(Menemui mustiibah yang noël disangka-sangka.)

42. "Mikul dhuwur mendhem jero."

(Seorang anak yang menjunjung tinggi tingkat orang tua.)

43. "Rukun agawe santosa, crah agawe bubrah."

(Hidup rukun pasti akan hidup sentosa, sebaliknya jika selalu bertikai pasti akan bercerai.)

44. "Tunggak jarak mrajak tunggak pengemudian mati."

(Perkara jelek sangat marah sedangkan perkara baik membukukan sedikit.)

45. "Ala lan becik iku gegandhengan, Kabeh kuwi saka kersaning Pangeran."

(Kebaikan dan vice ada bersama-sama, itu segenap adalah kehendak Tuhan)

Itulah inskripsi bijak Semar dan pepatah Jawa yang bisa kami baca buat diambil petuah dan hikmahnya seperti bekal perjalanan batin kehidupan.