maloneyforwv.com, champa - Penyidik Direktorat Reserse Kriminal spesialisasi (Ditreskrimsus) Polda metro Jaya telah pembelahan tiga disangka atas kasus bau ikan asin.

Anda sedang menonton: Awal mula kasus ikan asin

Menurut Kabid humas Polda metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono, ketiga disangka kasus dupa ikan dikepang itu adalah Galih Ginanjar, Rey Utami, dan Pablo Benua.


Penetapan tersangka itu dilakukan usai penyidik menaikkan negara perkara dari penyelidikan dulu penyidikan.

Kasus ini bermula dari cerita Fairuz A Rafiq terhadap ketiganya karena dugaan pencemaran nama belakang baik. Mantan suami Fairuz, Galih Ginanjar, menyebut Fairuz bau ikan asin.

Hal itu diungkapkan Galih saat diwawancarai batin akun YouTube milik Rey Utami dan Pablo Benua.

Berikut trips kasus ikan asin yang kini cantik penetapan tersangka dihimpun maloneyforwv.com:

 


Galih Ginanjar secara resmi ditetapkan enim tersangka kasus pencemaran nama belakang baik. Galih dilaporkan ke polisi oleh mantan istrinya Fairuz A Rafiq karena ucapan ucapan bau ikan asin.


*

Tak terima dihina, Fairuz A Rafiq mempolisikan mantan suaminya Galih Ginanjar ke Polda subway Jaya diatas Senin, 1 Juli 2019.

Menurut Ranifa, catatan Galih di video GALIH GINANJAR cerita MASA LALU yang diunggah di dalam akun YouTube Rey Utami dan Pablo Benua menemani itu dinilai telah melecehkan harkat dan akan adiknya dan feminin Indonesia.

"Kalimat-kalimat tersebut mendesak melukai hati saya dan sangat mempermalukan suami dan familial saya," kata Fairuz di dalam surat yang dibacakan Ranifa.

Dalam YouTube itu, Galih diduga bekerja sama di dalam pemilik bertanggung jawab tersebut. Koknya menyebarkan kalimat-kalimat konten asusila batin unggahan di akuntabel YouTube tersebut.

"Yang suku bahwa body organ intim dupa ikan asin, body organ intim berjamur, buat bau body organ intim disendokin ataukah dikerok sampai satu sendok penuh cairan keputihan," kata Ranifa.

Selain itu, Ranifa menyebut Galih dan Rey tak dirasa bersalah telah menghina Fairuz. Bahkan, mengajak masyarakat buat menyukai tanggung jawab tersebut.

"Pemilik akun Rey Utami dan Benua menjangkau tertawa-tawa menyebarkan konten imoral tersebut mencapai mengajak segenap orang karena subscribe dan publikasikan. Saya untuk membuat laporan polisi ini demi menjaga martabat saya, suami, dan anak serta demi hakatt dan martabat wanita di seluruh Indonesia. Karena konten tidak etis tersebut sangat serapan diri wanita-wanita di Indonesia," beber Ranifa.

 


*

Penyidik Ditreskrimsus Polda metro Jaya telah tetua pelapor Fairuz A Rafiq dan juga terlapor Galih Ginanjar atas kasus dugaan pencemaran namu baik.

Dalam kasus dupa ikan asin itu penyidik tambahan telah menaikkan status dari penyelidikan menjadi penyidikan.

"Kasus apa dilaporkan medang Fairuz statusnya cantik naik ke penyidikan ya. Enim sekarang siap sidik," kata Kabid humas Polda metro Jaya Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono saat dikonfirmasi, Minggu, 7 Juli 2019.

Lihat lainnya: Tips Cara Membuat Adonan Pempek Agar Tidak Keras, Cukup Perhatikan 2 Hal Ini

Sebelumnya secara bergantian, Fairuz dan Galih Ginanjar siap diperiksa melalui polisi.