Para jemaah melaksanakan salat subuh tidak punya pembatasan jarak di Masjidil haram di Mekah di atas 17 Oktober 2021 setelah pemerintah Arab Saudi mengumumkan pelonggaran pembatasan COVID-19. (Foto: Saudi press Agency/Handout via Reuters)
YOGYAKARTA —

Arab Saudi memang menyatakan siap membuka kesempatan ibadah umrah. Namun karena Indonesia, kesempatan itu belum terbuka, setidaknya sampai aku ini. Sejumlah persoalan nonteknis masih harus diselesaikan oleh kedua negara.

Anda sedang menonton: Arab saudi stop umroh dari indonesia

Kepastian akun itu disampaikan Eko Hartono, Konsul gen RI di Jeddah, batin acara Forum Merdeka barat 9, Kamis (21/10). Dialah sekaligus meluruskan pernyataan sekretaris kesehatan Luar Negeri Retno marsudi pekan lalu, yang mengatakan bahwa Arab Saudi telah membuka umrah bagi jamaah Indonesia.

“Sekarang ini aplikasi umrah untuk Indonesia belum dibuka. Jadi bagaimana kita sanggup masuk ke Arab Saudi untuk umrah, kalau visanya belum dibuka. Jadi teman-teman travel tambahan tidak become bisa mengakses itu, enim mohon ditunggu momen sampai setelah itu ada kesepakatan sisi mengenai pelaksanaan umrah ini, sehingga setelah itu para jamaah bisa ~ berangkat,” papar Eko.


*

BACA JUGA:Mulai 9 Agustus, Arab Saudi Buka bagian belakang Umrah Bagi saya adalah seorang Asing

“Bagi apa divaksin mencapai vaksin luarnya empat apa dipakai Arab Saudi, terutama Sinovac dan Sinopharm, maka apa bersangkutan harus memperoleh booster minimal satu kali, dari empat merk yang dipakai oleh Saudi,” tambah Eko.

Puluhan ribu Jamaah Menunggu

Tertundanya pembukaan back ibadah umrah bagi jamaah Indonesia tentu saja berdampak panjang. Hingga saat ini saja, menurut Budi Darmawan ketua Umum himpunan Penyelenggara Umroh dan Haji, ada 62 ribu jamaah tertunda keberangkatannya, karena perubahan peraturan Februari 2020 lalu.


*

Seorang petugas banci dari Kepolisian Arab Saudi tampak berjaga di kyung area Ka'bah saat para saya adalah seorang melaksanakan ritual tawaf pada 20 Juli 2021. (Foto: Reuters/Ahmed Yosri)

“Dimana bab tersebut cantik persiapan yang matang, baik pembayaran kepada pihak ketiga dari Jamaah kepada kami. Kita sudah melakukan pembayaran kepada airline, kepada hotel dan cantik berangkat, visanya juga sudah siap, tapi di atas saat waktunya terjadi penutupan,” kata Budi.

Budi mengakui, batin perkembangan terakhir ini sempat ada kesalahpahaman di kalangan jamaah terkait pembukaan umrah. Dialah berharap, penjelasan detil dari Konjen RI di Jeddah kali ini, dapat mengurangi kebingungan. Budi mengakui, baik perusahaan operator ibadah maupun jamaah, sama-sama mendesak menantikan keberangkatan.

Terkait pembayaran apa sudah dilakukan, baik nanti maskapai penerbangan maupun hotel di Arab Saudi, menurut Budi dananya aman.

“Kami memiliki utang kepada jamaah karena memberangkatkan, tetapi kami juga memiliki piutang karena uangnya siap disetorkan kepada pihak ketiga, baik akun itu penerbangan maupun pihak akomodasi di Saudi Arabia. Sehingga kita bisa memberikan informasi kepada seluruh jamaah Insyaallah, monetary itu aman,” tandasnya.

Pemerintah Selesaikan masalah Teknis

Nur Arifin, Direktur Bina Haji dan Umroh, Kementerian religius mencatat, dari 62 seribu jamaah umrah yang belum berangkat, ada sebagian yang persoalannya lebih rumit. Jumlah dicuri jamaah tipe ini ada kyung 18 seribu orang.

“Itu apa 18 ribu sudah bayar tiket, sudah dapat visa dan berangkat. Ini bisa enim masalah. Ada yang sudah sampai Saudi, begitu sampai di Saudi, ada pengumuman prevent umrah tanggal 27 Februari 2020, akhirnya menggoreng lagi setelah Indonesia,” kata Nur.


*

Termasuk dalam dicuri ini adalah jamaah yang sudah sampai setelah bandara keberangkatan dan cantik naik pesawat, tetapi then terjadi penutupan. Selain itu, ada juga kelompok jamaah apa sudah sampai pesawat terbang di Arab Saudi, dan kemudian harus kembali. Lanskap kasusnya, jelas bahwa nilai tiket sudah dibayarkan perusahaan operator dan digunakan. Tetapi jamaah belum benar-benar does umrah.

“Ini juga menjadi catatan yang harus ada solusi, dan kita terus melakukan koordinasi mencapai berbagai pihak,” tambah Nur.

Kementerian Agama juga membahas dana jamaah umrah, yang tertahan di maskai penerbangan. Mereka menjadi menggandeng pusat Pelaporan dan dianalisas Transaksi fiskal (PPATK) buat mengurai persoalan dana umrah ini.

Lihat lainnya: Jual Beli Motor Bekas Di Bogor In Kota Bogor By Bus Or Train

Selain soal penyelarasan data vaksinasi oleh aplikasi milik Indonesia dan Arab Saudi, Nur Arifin also menjelaskan, sektor kesehatan ikut were perhatian. Kemenag menjadi membahas ini bersama Pusat kesehatan Haji.